Politeknik Keuangan Negara (PKN) Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) memiliki beberapa keunggulan yang ditawarkan kepada para calon siswa-I yang lolos seleksi seperti bebas biaya pendidikan, jaminan pekerjaan, ikatan dinas, berada di bawah naungan Kementerian Keuangan RI dan masih banyak lagi. Keunggulan inilah yang menarik puluhan ribu siswa mendaftar sebagai calon mahasiswa PKN STAN, tapi masih banyak yang bingung dan mencari tahu cara daftar STAN.

USM PKN STAN menjadi ketakutan terbesar bagi para pendaftar karena akan ada banyak siswa yang gugur. Setelah melalui tahapan USM ini, maka tes selanjutnya adalah kebugaran dan asesmen. Berikut ini tips sebelum tahap asesmen:

  • Catat Tanggal Tes

USM PKN STAN biasanya akan menggugurkan peserta sekitar 95% dari jumlah keseluruhan sehingga akan tersisa 5% untuk menjalani tes kebugaran. Setelah itu, sisanya akan menghadapi asesmen, yakni psikotes dan wawancara.

Kemudian akan dibagi menjadi beberapa kloter untuk kemudian mengikuti asesmen. Teman-teman harus mencari tahu jadwal Teman-teman melakukan tes ini. Pastikan tanggal berapa dan waktunya. Setelah mengetahui jadwal maka beri tanda pada kalender atau memasang alarm di ponsel sebagai pengingat.

  • Ketahui Tahapannya

Masing-masing tes memiliki alur pendaftaran atau pelaksanaan yang berbeda-beda sehingga Teman-teman harus mengetahuinya agar tidak bingung pada hari H. Carilah informasi mengenai alur yang harus Teman-teman ikuti untuk mengikuti asesmen tersebut, apakah harus melakukan pendaftaran ulang, melakukan psikotes terlebih dahulu atau bagaimana.

  • Belajar Dari Tes Tahun Sebelumnya

Pelaksanaan wawancara untuk setiap tes adalah sama, yakni berupa tanya jawab. Tapi, setiap sekolah memiliki ciri khas tersendiri dalam melakukan wawancara. Teman-teman dapat mencari berbagai contoh wawancara untuk masuk PKN STAN.

Ini akan memberikan Teman-teman gambaran bagaimana bentuk pelaksanaan dan pertanyaan apa saja yang akan diberikan pada Teman-teman. Semakin banyak referensi wawancara Teman-teman maka persiapan Teman-teman akan semakin matang dalam menghadapi wawancara ini.

  • Siapkan Jawaban Yang Tepat

Pertanyaan yang sering muncul pada saat wawancara seleksi masuk perguruan tinggi ini hampir sama, seperti deskripsikan diri Teman-teman, apa kelebihan Teman-teman, apa kekurangan Teman-teman, pencapaian terbesar dalam hidup dan lain sebagainya.

Namun, kita tidak pernah tahu jawaban seperti apa yang diinginkan oleh pewawancara sehingga kita tidak perlu membuat-buat jawabannya. Cukup jawab sesuai dengan diri Teman-teman sendiri, tapi Teman-teman harus menggunakan strategi dalam menyusun jawaban tersebut.

  • Berlatih

Kini saatnya Teman-teman berlatih. Teman-teman bisa mengajak satu teman sebagai pewawancara dan menanyakan pertanyaan yang biasa muncul. Jika Teman-teman masih merasa gugup maka Teman-teman bisa mengawalinya dengan berlatih menghadap cermin. Dengan demikian Teman-teman juga bisa melihat ekspresi wajah Teman-teman saat menjawab pertanyaan tersebut.

  • Tingkatkan Rasa Percaya Diri

Tes wawancara umum dilakukan sehingga sudah bisa ditebak bagaimana pelaksanaannya. Meskipun demikian, orang-orang masih merasa gugup saat melakukannya, terutama jika mereka mengetahui pewawancaranya adalah profesional di bidangnya. Hal ini semakin mengecilkan semangat orang-orang saat hendak diwawancara.

Hilangkan rasa takut berlebih karena ini dapat membuat Teman-teman kehilangan konsentrasi bahkan tidak dapat menjawab pertanyaan yang sederhana. Oleh karena itu, tanamkan kepada diri Teman-teman, bahwa pewawancara juga manusia biasa seperti Teman-teman yang butuh makan, minum, tidur dan lainnya.

Memperbanyak latihan dapat membantu teman-teman lebih siap melewati seluruh rangkaian Tes masuk STAN dan jangan lupa ketahui cara daftar STAN yang jelas sehingga teman-teman bisa mengikuti rangkaian tes dengan baik.

Untuk memaksimalkan usaha teman-teman, ikuti bimbel masuk STAN yang diselenggarakan oleh Ruangguru. Di situ teman-teman akan mendapatkan pembahasan soal-soal tes masuk STAN dan juga disediakan  forum untuk konsultasi dari para mentor yang ahli.